Skip to content

Sunnah 126: Make du’a

October 6, 2010

بسم الله الرحمن الرحيم

The Prophet (pbuh) said: “Du’a is the essence of worship” [Tirmidhi]

We should set about some time everyday to simply supplicate to God. The Prophet (pbuh) said that whoever does not make du’a to Allah, then Allah will be angry with him [Tirmidhi]!

Remember to always make du’a with certainty, as the Prophet (pbuh) said: “Do not stop making du’a, because nobody who makes du’a is forsaken” (alhakim) Indeed, the fact that you persistantly make du’a is good sign, because the Prophet (pbuh) said: “For whoever the door of du’a opened, for him the doors of mercy are opened.” [Tirmidhi]

To read more on du’a, see here and here

Advertisements
2 Comments leave one →
  1. sholihah permalink
    October 6, 2010 1:38 am

    Bersyukur. Terkadang sebagai manusia kita suka lupa, kalau kesempurnaan itu hanya ada dan tidak ada yang menyaingi atau mendekati sempurna, selain Allah, SWT. Bahkan nabi pun tidak. Lalu bagaimana dengan malaikat? Dan jg syaitan? Manusia diciptakan dengan akal dan budi atau ahlaq dan ilmu. 2 hal itulah yang membedakan antara manusia dan (maaf) mahluk hidup lainnya. Akal diberikan Allah sebagai alat yang memiliki keutamaan untuk berpikir, mempelajari ilmu atau apa-apa yg memiliki manfaat, atau memilih apa itu baik dan buruk berdasar perhitungan. Coba bayangkan, bagaimana manusia hidup tanpa akal? Jangankan mau menghasilkan sesuatu yang dalam artian memiliki kreativitas tinggi, tanpa akal, berpikir pun mungkin kita tidak mengerti artinya. Bersyukur? Kalau mengingat masa kecil, orangtua suka berkata, alhamdu…., (lalu anaknya menyambung) …..lillah. Bersyukur ya kita. Yang kedua adalah budi atau yang biasa disebut budi pekerti (hati). Menurut saya budi/hati adalah suatu yang paling indah yang diberikan Allah kepada manusia. Manusia menjadi mahluk yg lebih tinggi derajatnya dibanding mahluk lainnya (di bumi) karena memiliki hati/budi. Hati yang memiliki fungsi untuk merasakan apa yang dirasakan sekitarnya, mencintai, menyayangi, dan penuh kasih sayang yg lembut. Keistimewaan dari hati ini adalah, memiliki hubungan langsung dengan Allah, maksudnya, tidak ada orang lain yg bisa menebak apa isi hati orang itu sebenarnya, bahkan terkadang pemilik hati itu pun tidak mengerti atau tidak menyadari apa yang sejujurnya tertera dalam hatinya. Hebat ya, hanya hatinya dan Allah yg tau apa yg tertera di dalamnya. Kembali lagi kalau mengingat masa kecil, seorang guru suka berkata, Maha Besar Al……, (si murid menjawab) Allaaaaaaah (Allah maksudnya). Bersyukur ya kita. Pernah ada seorang teman bertanya, (pertanyaan lengkapnya lupa, tp kurang lebih seperti ini), “What did the basic substance of form? (Menjawab) What substance did heart and mind made from? Why did you ask on pray? Sejujurnya ini hanya sebuah refleksi pagi, tidak ada maksud untuk melebihi. Karena kembali lagi ke awal, sebuah kesempurnaan itu hanya Allah. Amiin.

Trackbacks

  1. Tweets that mention Sunnah 126: Make du’a « A Sunnah A Day -- Topsy.com

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: